Info Lain

Jumat, 21 Agustus 2015

MAKRIFAT SEMAR

Makrifat Semar

MAKRIFAT SEMAR

Details..

Semar adalah wayang yang paling dicintai. Apabila ia muncul di depan layar ia disambut oleh gelombang simpati para penonton. Seakan-akan para penonton sendiri merasa berada di bawah pengayoman Semar. Apabila wayang yang tak terselami, bijaksana, sederhana, merakyat, baik hati, lucu, dan tak terkalahkan itu muncul maka mereka yang berada di bawah perlindungannya merasa aman dari segala bahaya.
Siapakah Semar itu? Dalam setiap pertunjukan wayang ia dipermaklumkan oleh Ki Dalang lebih kurang dengan kata-kata berikut: "Siapakah yang bulat seperti nyiru itu, itulah Kyai Lurah Semar, ya Semar, Betara Ismaya. Ia bernama Semar, juga Semar, sebab Kyai Semar berkuncung seperti laki-laki, tetapi ia montok dengan buah dada besar seperti orang perempuan. Ia tak gagah tak rupawan, memang tak berupalah ia, akan tetapi sesungguhnya Kyai Lurah Semar itu Dewa yang menjelma, ia sebenarnya Hyang Ismaya, juga Hyang Asmarasanta, Dewa berujud manusia, di dunia merupakan pamong keturunan Brahma/Wisnu.
Jadi sebenarnya Semar itu adalah Dewa Ismaya, dewa Jawa asli yang paling kuasa, sekaligus ia dianggap paman atau kakak dewa utama Batara Guru (Siwa). Walaupun Semar kelihatan sebagai rakyat biasa, semua penonton tahu bahwa sebenarnya ia adalah seorang Dewa yang tak terkalahkan. Semar mengatasi semua Dewa lain dengan kekuatannya. Dewa-dewa disapa dengan bahasa ngoko. Apabila Semar marah, dewa-dewa bergetar, dan apa yang dikehendakinya akan terjadi. Setiap usaha Batara Guru untuk menguasai dunia dengan pelbagai penjelmaan, khususnya untuk mencegah perang Bratayuda dan kekalahan para Kurawa, ditiadakan oleh Semar. Semar adalah pamong para Pandawa yang tak terkalahkan, dan oleh karena para Pandawa adalah nenek moyang raja-raja Jawa, maka sebenarnya Semar adalah pamong dan danyang pulau Jawa dan seluruh dunia.
Isi : 232 Halaman
Penulis : Sri Roso Sejati

Informasi Harga
Ebook Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar