Info Lain

Senin, 10 Agustus 2015

BABAD TANAH LELUHUR

http://www.ebookbudayajawa.com/products_pictures/bbd_tnh_leluhur_b.jpg
Details..

Babad Tanah Leluhur

Kehidupan masyarakat Jawa Kuno secara sosiologis dibagi menjadi tiga golongan, yaitu begawan, bangsawan dan kawula dasih. Golongan Begawan tinggal di pertapan yang jauh dari keramaian untuk mahas ing asepi. Mereka benar-benar meninggalkan kesenangan lahiriah. Tidak tergoda oleh manisnya madu dan segarnya air. Begitu tingginya wibawa Sang Begawan, sehingga angin semilir pun berhenti, dedaunan tak berani bergerak, dhedhep tidhem premanem. Karena takut kualat bila lewat di atas golongan manusia mulia ini, mega mendung sama miyak nganan ngering.
Adapun golongan Bangsawan Jawa Kuno merupakan trahing kusuma rembesing madu yang kuat tekad pengabdiannya. Demi ketentraman negara dan dunia, mereka rela rawe-rawe rantas malang-malang putung, meski harus mengorbankan jiwa dan raganya. Mereka berprinsip wedi wirang wani mati, prestasi di atas prestise, kehormatan lebih penting dari pada kenikmatan. Integritas, kapabilitas, kapasitas dan moralitas kaum ningrat ini dijaga dengan penuh kehati-hatian, mulat sarira hangrasa wani.
Sedangkan golongan kawula dasih terdiri dari beraneka ragam bidang profesi seperti pertanian, pertukangan dan perdagangan. Pertanian Jawa memang loh jinawi karena tanahnya sangat subur. Bidang pertukangan dikerjakan oleh teknokrat dan teknolog sehingga mencapai hasil maksimal nan abadi. Sebagai contoh adalah mahakarya Candi Borobudur dan Prambanan. Di wilayah pesisir, masyarakat Jawa Kuno memutar roda bisnis dan perdagangan. Semua profesi yang dilakukan para kawula dasih itu berjalan sinergis sehingga terwujud negara yang aman dan damai. Buku ini memberikan deskripsi kehidupan masyarakat Jawa Kuno yang sangat kosmopolit, tetapi tetap berakar pada nilai budaya lokal, sebagai sarana untuk memayu hayuning bawana.
Isi : 180 Halaman
Penulis : Dr. Purwadi, M. Hum

Informasi Harga

Daftar Ebook Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar