Info Lain

Senin, 10 Agustus 2015

HIDUP, CINTA DAN KEMATIAN RONGGO WARSITO

HIDUP, CINTA DAN KEMATIAN RONGGO WARSITO
Details...

Hidup, Cinta dan Kematian Ronggo Warsito

Ronggowarsito lahir pada hari Senin Legi, tanggal 10 pukul 12 siang, bulan Zulkaidah tahun Be 1728, wuku Sungsang, dewa Sri, Wurukung Uwas, mangsa Jita, windu Sangara. Sebelum dewasa bernama Bagus Burhan. Ia adalah putra lembarep Mas Ngabehi Ronggowarsito, abdi dalem Panewu Carik Kadipaten Anom. Semasa hidupnya, jabatan Raden Ngabehi Ronggowarsito adalah abdi dalem Kliwon Kadipaten Anom dan pujangga besar di negeri Surakarta Hadiningrat.
Bagus Burhan (Ronggo Warsito) diangkat sebagai Panewu Carik Kadipaten Anom bergelar Raden Ngabei Ronggowarsito, menggantikan ayahnya yang meninggal di penjara Belanda tahun 1830. Lalu setelah kematian Yasadipura II, Ranggawarsita diangkat sebagai pujangga Kasunanan Surakarta oleh Pakubuwana VII pada tanggal 14 September 1845. Pada masa inilah Ranggawarsita melahirkan banyak karya sastra. Hubungannya dengan Pakubuwana VII juga sangat harmonis. Ia juga dikenal sebagai peramal ulung dengan berbagai macam ilmu kesaktian. Naskah-naskah babad cenderung bersifat simbolis dalam menggambarkan keistimewaan Ranggawarsita. Misalnya, ia dikisahkan mengerti bahasa binatang. Ini merupakan simbol bahwa, Ranggawarsita peka terhadap keluh kesah rakyat kecil.
Isi : 242 Halaman
Penulis : Dr. Purwadi, M. Hum

Informasi Harga

Daftar Ebook Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar