Details...
Joko Tingkir
Joko Tingkir dalam panggung sejarah Indonesia mempunyai beberapa keunggulan kepribadian (psikologis), kemasyarakatan (sosiologis), keturunan (genetis), kenegaraan (yuridis) dan keagamaan (asketis). Kelima keunggulan itu menjadikan Joko Tingkir mampu tampil sebagai tokoh yang handal, fenomenal dan profesional.
Ditinjau dari segi genetis, Joko Tingkir merupakan trah Kraton Majapahit. Jelas sekali dia adalah satria agung trahing kusuma rembesing madu, keturunan bangsawan besar. Secara sosiologis keluarga besar Joko Tingkir berhasil membangun jaringan sosial yang kuat dan mengakar. Ayah Joko Tingkir yang bernama Ki Ageng Pengging menjadi pelopor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). LSM pimpinan Ki Ageng Pengging ini selalu didukung oleh anak muda, kelas menengah dan kaum reformis yang rindu perubahan.
Akhirnya Joko Tingkir menjadi raja di Kraton Pajang dengan gelar Sultan Hadiwijaya. Secara yuridis kenegaraan dia dapat mewujudkan good governance dan clean government, pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Ini wajar sekali, karena semasa mudanya Joko Tingkir memiliki psikologi kepribadian yang mengagumkan. Dia gemar belajar tekun dan bekerja keras, dengan dilambari prinsip ngelmu laku, lara lapa, tapa brata dan cegah dhahar lawan guling. Sebuah asketisme keagamaan yang intinya mengutamakan keselarasan pikir dan dzikir, dengan mengurangi kenikmatan jasmaniah.
Pada masa pemerintahan Kraton Pajang mulai terjadi intrik-intrik politik antar berbagai kekuatan yang ingin berkuasa, Joko Tingkir berusaha untuk mendidik putra-putrinya agar selalu menekuni ilmu pengetahuan dan keagamaan. Dalam hal suksesi kepemimpinan, Joko Tingkir lebih mengedepankan asas meritokrasi, demokrasi, kredibilitas dan kapabilitas seseorang. Bahkan Joko Tingkir dapat mengarahkan putra sulungnya yang bernama Pangeran Benowo untuk menjadi ulama besar. Gagasan Pangeran Benowo ini pula yang menjadi cikal bakal tradisi pendidikan pesantren di Jawa.
Isi : 210 Halaman
Penulis : Dr. Purwadi, M. Hum
Informasi Harga
Daftar Ebook Lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar